
Jakarta, SH Culture Square Indonesia
—
Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mengajak generasi muda mengenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui media sosial lewat Lomba Konten Video Kreatif Aku dan Budayaku. Kompetisi tersebut menjadi upaya pemerintah mengajak generasi muda mempromosikan museum dan cagar budaya melalui karya kreatif di ruang digital.
Lomba ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Peserta diminta membuat video pendek bertema “Museum dan Cagar Budaya di Daerahku” untuk diunggah ke platform digital seperti Instagram Reels, TikTok, atau YouTube Shorts.
Karya yang dikirim diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia dengan pendekatan yang edukatif, kreatif, dan autentik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan lomba tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat literasi budaya sekaligus mendorong anak muda berperan aktif dalam pelestarian warisan budaya di era digital.
Menurut dia, media sosial kini bukan sekadar ruang berbagi konten, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan museum dan cagar budaya kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya kalangan muda.
“Kita harap dengan adanya lomba konten video kreatif ini kita mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penikmat budaya, tapi juga menjadi kreator, pelaku sekaligus duta budaya di ruang digital,” kata Fadli Zon.
Ia menuturkan Indonesia memiliki kekayaan warisan budaya yang tersebar di berbagai daerah dengan nilai sejarah yang tinggi. Hingga saat ini, pemerintah mencatat terdapat 313 cagar budaya peringkat nasional yang tersebar dari Aceh hingga Papua.
“Sekarang kami mencatat ada 313 cagar budaya di daerah, yang merupakan cagar budaya peringkat nasional, dari Aceh sampai Papua,” katanya.
Melalui kompetisi tersebut, peserta diminta membuat video pendek yang mengangkat 20 museum dan 34 situs cagar budaya tingkat nasional. Selain itu, peserta juga dapat mengeksplorasi museum maupun cagar budaya tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang berada di wilayah masing-masing.
Lomba dibuka untuk dua kategori, yakni pelajar atau mahasiswa serta masyarakat umum. Video yang dikirim berdurasi maksimal tiga menit dan dapat direkam menggunakan telepon genggam maupun perangkat lainnya.
Selanjutnya, karya diunggah ke salah satu platform media sosial, yakni Instagram Reels, TikTok, atau YouTube Shorts. Setiap akun hanya dapat mengunggah satu video pada masing-masing platform sehingga peserta berkesempatan mengirim hingga tiga karya berbeda.
Tim Ahli Menteri Kebudayaan Mahpudi mengatakan panitia juga membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan kritik yang membangun terhadap pengelolaan museum maupun cagar budaya melalui karya video mereka.
Meski demikian, ia menegaskan konten yang terindikasi dibuat menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) akan didiskualifikasi dari kompetisi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra berharap karya-karya peserta dapat menjadi sarana meningkatkan literasi budaya sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap museum dan warisan budaya Indonesia.
Ia juga berharap kompetisi tersebut mampu mendorong lahirnya komunitas-komunitas budaya yang digerakkan anak muda.
“Jadi ya ada tumbuh dari anak-anak muda membangun komunitas seperti jelajah budaya,” katanya.
Informasi mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan peserta, hingga jadwal pelaksanaan lomba dapat diakses melalui laman resmi
Lomba Aku dan Budayaku
.
(ory/ory)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video SH Culture Square]
Baca lagi: Jasad Remaja Thailand Ditemukan dalam Koper, WN Australia Ditangkap
Baca lagi: Modus Baru Judol Terungkap, Promosi Lewat Kolom Komentar Media Sosial
Baca lagi: Mpok Atiek Beber Alasan Tetap Bugar dan Bahagia di Usia 70 Tahun


42 Responses
Wah, pembahasannya menarik sekali. Terima kasih sudah berbagi informasi yang bermanfaat. http://www.shores-system.mysite.com/favorite_sites.html
Blog ini selalu memberikan informasi yang layak untuk dibaca. http://www.geocities.ws/Athens/Parthenon/2347/index.html
Artikel ini adalah jawaban akhir dari semua pencarian saya mengenai topik tersebut http://www.kufirst.center.ku.ac.th/specialfoodtalk2021/ sangat bagus dan seru
Saya senang menemukan blog yang konsisten menghadirkan informasi bermanfaat. https://netvouz.com/AjTivol/tag/tweeple
Artikel yang enak dibaca dan tidak membosankan. Jika tertarik dengan referensi lain, cek https://gitlab.com/users/king88comguru/snippets.
Saya belajar banyak dari artikel ini. Referensi lain yang mungkin berguna tersedia di https://king88comguru.mystrikingly.com/.
Informasi yang disampaikan cukup jelas dan mudah dipahami. Saya biasanya membandingkannya dengan sumber lain seperti https://dreevoo.com/profile_info.php?pid=664289.
Sebuah dekonstruksi masalah yang rapi. Membantu pembaca melihat apa yang ada di balik layar http://www.kufirst.center.ku.ac.th/foodsafetyseries2021_3-2/
Artikel ini memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai topik yang dibahas. Ada pula referensi menarik di https://wakelet.com/wake/heC2xrSiAkwkQSgGcTgzL.
Sangat menginspirasi! Pendekatan yang digunakan penulis benar-benar di luar kotak (out of the box) https://townplanning.kerala.gov.in/2019/11/06/sanctioned-master-plans-wayanad/
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://miloriggs.de.tl/ deh, lengkap parah!
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1970 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1366 juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web https://www.musicinafrica.net/directory/starkido juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://protocol.ooo/en/users/epicureannycom/followers deh, lengkap parah!
Kredibilitas ulasan ini tidak perlu diragukan lagi berkat keandalan sumber yang dicantumkan http://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-talks-2020-4-shelf-life/
Ulasan yang komprehensif dan mudah dimengerti oleh kalangan umum. Sebagai bentuk kontribusi, saya menyarankan https://tvchrist.ning.com/profile/epicureannycom bagi rekan-rekan yang ingin memperdalam studi mengenai topik bahasan ini.
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek http://mat.ufcg.edu.br/ocm/cartaz_ocm_2019/ yaa.
Penulis merajut argumen demi argumen dengan ritme yang sangat pas, membuat pembaca betah berlama-lama https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=2009&rel=1 yang terpenting respon nya juga sangat bagus
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://kldp.org/node/60123 yang cukup menarik.
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs https://kldp.org/node/62131 karena materi di sana cukup relevan.
Sebuah tulisan yang menawarkan solusi jangka panjang yang rasional untuk mengatasi disfungsi sistemik pada industri ini https://magic.ly/asikinlau/Fenomena-Kembalinya-Permainan-Board-Game
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://dl.nanet.go.kr/detail/NONB1201001630 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=292155 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Penulis sukses mengintegrasikan pendekatan empiris dan teoretis secara selaras, menciptakan sebuah sintesis keilmuan yang bermutu tinggi https://crookedtimber.org/page/761/?p=mvjegfwgnob
Bahasanya mudah dimengerti banget buat pemula kayak saya. Kemaren sempet nyari-nyari juga dan nemu https://kldp.org/comment/274762 yang bahasannya sejalur sama ini.
Artikel ini memberikan sumbangan pemikiran yang berbobot dalam hal efisiensi dan rasionalisasi alokasi sumber daya. https://crookedtimber.org/page/762/?bset=0045
Artikel ini menjadi salah satu bacaan menarik yang saya temukan hari ini. Saya juga menyempatkan diri melihat https://groups.diigo.com/group/Webtwoservice?view=recent&dm=middle&page_num=0.
Penulis berhasil menguliti lapisan-lapisan masalah yang rumit dengan gaya bahasa yang sangat kasual. https://www.docdroid.net/Pf5GUSo/growth-matrix-reviews-pdf
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=292357 deh, lengkap parah!
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://kldp.org/node/59717 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Penulis tidak hanya mendiagnosis penyakit sistemik yang terjadi, melainkan menyodorkan resep obat yang sangat mujarab dan siap diterapkan saat ini juga https://teknokrat.ac.id/category/inovasi/
Penjelasan di sini gampang banget dicerna dan to the point. Kalau ada yang mau cari sudut pandang tambahan seputar tema ini, coba deh mampir ke https://kldp.org/comment/278984 juga.
Artikel yang sangat bermanfaat, bahasanya ringan tapi ngena. Oh ya, buat yang mau eksplor lebih jauh bisa cek https://kldp.org/comment/352221 rekomen banget buat nambah referensi.
Informatif parah! Akhirnya paham juga sama materi ini. Sekadar nambahin aja, di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=291364 juga ada ulasan yang gak kalah seru soal isu ini.
Keren ulasannya! Singkat, padat, jelas. Bagi temen-temen yang pengen tahu lebih detail, web https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=292612 juga punya artikel yang relate banget.
Penjelasan yang rapi dan sangat mudah dicerna oleh pembaca. Kebetulan banget saya juga nyimpen materi sejalan di http://53790.eridan.websrvcs.com/System/Media/play.asp?id=53790&key=A4B8291A-B23C-43E2-BEFE-E67EC6246B3A.
Tulisan yang rapi dan gampang dicerna. Sekadar nambahin, materi yang sejalan juga dibahas cukup detail di https://moral.senate.go.th/blog/index.php?nonjscomment=1&comment_itemid=295&comment_context=10478&comment_component=blog&comment_area=format_blog&blogpage=396.
Gaya penulisan yang santai tapi isinya berbobot banget. Top cer min! Oh ya, bagi yang ingin memperluas pemahaman topik ini, link https://www.dibiz.com/evergreencbdgummieswebsite layak dicoba.
Mantap ulasannya! Informatif sekali dan langsung to the point tanpa bertele-tele. Sekadar berbagi referensi pelengkap, buat yang mau mendalami materi serupa bisa mampir ke http://ojs.ufro.cl/index.php/indoamericana/comment/view/579/514/215702
Sangat suka dengan kesimpulan akhir artikel ini, sangat objektif dan edukatif untuk khalayak luas. Keren admin! Kemarin saya juga menjumpai bahasan sejenis di https://magic.ly/deztwor/Menguak-Misteri-di-Balik-Simbol:-Perjalanan-Menuju-Pengetahuan-Esoteris yang mengulasnya secara mendetail.
Gaya penulisan yang santai tapi isinya berbobot banget, enak dibaca sampai selesai. Top cer min! Bagi yang sedang mencari bacaan pelengkap topik ini, bisa meluncur juga ke https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320210121_htm